Welcome to My Blog
Selamat datang di website Agus Dian Ristanto
Featured Posts
MUSYAWARAH CAPRES SEMALAM
Sedikit ingin mengulas acara yang berlangsung tadi malam di stasiun tv swasta, seiring meningkatnya daya fikir masyarakat dan kemajuan pendidikan demokrasi di Negara kita acara tadi malam menjadi sangat dinanti-nantikan oleh seluruh rakyat Indonesia, walaupun kebanyakan dari mereka sebelumnya sudah menentukan pilihan, tapi dengan adanya acara semalam akan memberikan pengertian secara riil siapa pemimpin yang pantas membawa Indonesia ini selanjutnya.
Akan tetapi, hal yang dinanti-nantikan (atau mungkin dikhawatirkan) oleh sebagian masyarakat tidak terjadi, kebanyakan dari masyarakat mengasumsikan para capres akan saling beradu argument dan terjadi perdebatan sengit yang saling menjatuhkan satu sama lain, karena selama berlangsung kampanye terbuka selalu demikian, namun sampai dibukanya sesi ketiga (sesi sanggah-sanggahan) malah hal sebaliknya yang terjadi, para capres balik saling mendukung apa yang diutarakan satu sama lain. Kalau saya mengatakan, bukan debat yang terlihat melainkan Musyawarah mufakat antar calon Presiden.
Atau mungkin para capres sudah menyadari tentang etika komunikasi politik yang mampu menjaring attens masyarakat, kalau dirasa-rasakan memang demikian, publik (dalam hal ini lepas dari simpatisan ketiga calon) lebih suka dengan capres yang lebih sopan dalam berbicara, lebih beretika dalam bertingkah, lebih suka dengan karakter pemimpin yang hanif. Kontan mereka merubah karakter masing-masing ketika dihadapkan secara bersama-sama di depan publik, yang notabene sangat paradoks dengan argument-argumen mereka ketika berorasi /kampanye di depan pendukungnya masing-masing.
Sedangkan dilihat dari paparan-paparan permasalahan yang disampaikan juga masih terlihat umum dan normatif, jawaban dari setiap permasalahan belum ada yang terihat nancep dan beda dari yang biasa. Semuanya sangat lugu dalam memberikan argumen.
Namun demikian, kita berharap apa-apa yang sudah mereka usahakan akan membawa kemajuan bagi bangsa dan Negara ini, Siapapun presidennya, tetap kita sendiri-lah yang akan menentukan nasib kita!!!
Sedikit pengen cerita tentang hari kemarin lusa…
Yang isinya seharian penuh maen terus….
Maklum jarang banget ketemu dengan teman-teman lama, barangkat jam 8 pagi, pulang sampe jam 11 malem, padahal acara cuman maen. Dalam total footbal mereka menyebutnya hattrick...
Berawal dari undangan pernikahan si embun (salah-satu temen sma),, resepsi pernikahan jam 09.00, karena kita masih berada di Indonesia otomatis acara dimulai jam 10.00, tuh gara2 nungguin temen yang paling aneh.
Sebelume sms kalo jam 08.30 masih mandi di madiun, tapi udah jam 09.30 masih juga belum nongol di tempat janjian, nelpon si leo ternyata masih nungguin si danang mandi lagi…. Dari situ baru inget kalo yang namanya si danang punya kelainan bawaan lahir yang sampai sekarang masih belum bisa disembuhkan, yoiku “bathroomlovia” alias kelainan jiwa yang cenderung cinta dengan kamar mandi, beneran bisa satu jam kalo di kamar mandi, aku tau dia punya kelainan ini sejak zaman kemah2 SMA dulu...
Aku dah datang duluan di tempat janjian sama si arip n doni, disusul kedatangan ibu2 PKK yang kaya mo pergi arisan…
Sekitar jam 10.30 kita pada baru sampai di rumah si embun, tempat acara pernikahan, jam 12.00 acara baru kelar,
Setelah melalui musyawarah mufakat yang begitu alot, akhirnya terwujud referendum untuk melanjutkan acara kangen-kangenan ke )kebun teh jamus. Kita berangkat bersepuluh dengan membawa 6 kuda perang(baca:motor.red). coz si beta ga bisa ikut karena masih ada jadwal ”buwuh” di tempat laen...(musim jes..)
Sebenere pengen cerita banyak tentang acara di jamus, tapi ni dah malem banget, (ngantuks…laen kali ajah)
Kalo diresume, intinya sekitar 15 jam kumpul2 acara didominasi dengan pemotretan, benar2 narsis.com, padahal semua kostum masih batikmania and PKK mania.
Maghriban dah pada nyampe magetan dengan rasa capek yang amat sangat di beban pundak masing2, melepas lelah di teras masjid agung, di sela2 canda istirahat, kok si arip nyeletuk nunggu si mamat mo diajak nonton final basket…
Dan musyawarah mufakat memunculkan referendum kedua untuk sama2 lagi nonton final basket di GOR Mageti.
In the end…. Terciptalah Saturday Hattrick, kondangan mantenan, kebun teh jamus, and final basket. Sungguh mengharukan, jam 11 malem baru nyampe rumah (sebenere jam 10 dah pulang sampe halaman rumah, coz gara2 amnesiaku kambuh terpaksa kembali lagi ke GOR and nambah 1 jam lagi sampe rumah
Mencetak haaattthreeck di sabtu nan cerah...
Sedikit pengen cerita tentang hari kemarin lusa…
Yang isinya seharian penuh maen terus….
Maklum jarang banget ketemu dengan teman-teman lama, barangkat jam 8 pagi, pulang sampe jam 11 malem, padahal acara cuman maen. Dalam total footbal mereka menyebutnya hattrick...
Berawal dari undangan pernikahan si embun (salah-satu temen sma),, resepsi pernikahan jam 09.00, karena kita masih berada di Indonesia otomatis acara dimulai jam 10.00, tuh gara2 nungguin temen yang paling aneh.
Sebelume sms kalo jam 08.30 masih mandi di madiun, tapi udah jam 09.30 masih juga belum nongol di tempat janjian, nelpon si leo ternyata masih nungguin si danang mandi lagi…. Dari situ baru inget kalo yang namanya si danang punya kelainan bawaan lahir yang sampai sekarang masih belum bisa disembuhkan, yoiku “bathroomlovia” alias kelainan jiwa yang cenderung cinta dengan kamar mandi, beneran bisa satu jam kalo di kamar mandi, aku tau dia punya kelainan ini sejak zaman kemah2 SMA dulu...
Aku dah datang duluan di tempat janjian sama si arip n doni, disusul kedatangan ibu2 PKK yang kaya mo pergi arisan…
Sekitar jam 10.30 kita pada baru sampai di rumah si embun, tempat acara pernikahan, jam 12.00 acara baru kelar,
Setelah melalui musyawarah mufakat yang begitu alot, akhirnya terwujud referendum untuk melanjutkan acara kangen-kangenan ke kebun teh jamus. Kita berangkat bersepuluh dengan membawa 6 kuda perang(baca:motor.red). coz si beta ga bisa ikut karena masih ada jadwal ”buwuh” di tempat laen...(musim jes..)
Sebenere pengen cerita banyak tentang acara di jamus, tapi ni dah malem banget, (ngantuks…laen kali ajah)
Kalo diresume, intinya sekitar 15 jam kumpul2 acara didominasi dengan pemotretan, benar2 narsis.com, padahal semua kostum masih batikmania and PKK mania.
Maghriban dah pada nyampe magetan dengan rasa capek yang amat sangat di beban pundak masing2, melepas lelah di teras masjid agung, di sela2 canda istirahat, kok si arip nyeletuk nunggu si mamat mo diajak nonton final basket…
Dan musyawarah mufakat memunculkan referendum kedua untuk sama2 lagi nonton final basket di GOR Mageti.
In the end…. Terciptalah Saturday Hattrick, kondangan mantenan, kebun teh jamus, and final basket. Sungguh mengharukan, jam 11 malem baru nyampe rumah (sebenere jam 10 dah pulang sampe halaman rumah, coz gara2 amnesiaku kambuh terpaksa kembali lagi ke GOR and nambah 1 jam lagi sampe rumah)
idget-c5.slide.com/p1/3530822107895764165/ms_t063_v000_s0un_f00/images/xslide1.gif)





